Konferensi Energi Nasional Mahasiswa Indonesia 2009



Latar Belakang

Permasalahan Energi yang terjadi sekarang ini bukanlah permasalahan yang baru. Akan tetapi, kenapa masalah ini tidak juga kunjung selesai? Proses menuju kemandirian energi Indonesia telah dicanangkan dari dulu. Setiap berganti kepemimpinan di Indonesia pasti pemimpin yang terpilih menjanjikan kemandirian energi atau minimal pemenuhan kebutuhan energi. Pemerintah sekarang dengan Kebijakan Energi Nasionalnya, mengharapkan terjadinya kondisi ideal sebagai berikut :
Kebijakan Energi Nasional sesuai dengan platform politik Kabinet Indonesia Bersatu
Meningkatnya akses masyarakat kepada energy
Meningkatnya keamanan pasokan energy
Meningkatnya kondisi ekonomi sehingga kemampuan / daya beli masyarakat meningkat
Harga energi sesuai dengan keekonomiannya
(sumber : Blue Print Pengelolaan Energi Nasional, DESDM 2005)
Dengan kondisi yang terjadi di masyarakat saat ini, seperti kurangnya pasokan listrik, langka dan mahalnya BBM, pasokan LPG yang tidak menentu, dan permasalahan lainnya menjadi jawaban bahwa kondisi sekarang masih jauh dari yang dicita-citakan.
Dari 16 program utama untuk mencapai kondisi ideal tersebut, pencarian energi alternatif, terutama pengganti minyak, sangat ditekankan. Penelitian dan Pengembangan IPTEK Energi, terutama energi alternatif, di tingkat pemerintah daerah merupakan salah satu solusi pencapaian kondisi ideal yang dirasa paling bisa dilakukan. ITB sebagai lembaga pendidikan tinggi, berkewajiban menghasilkan sumber daya berbudaya riset, yang dapat menjalankan sistem industri nasional serta infrastruktur pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ilmu sosial dan kemanusiaan. ITB sebagai universitas berbasis riset, berkewajiban mengembangkan dan menerapkan teknologi yang mampu menciptakan nilai tambah maksimal untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia.
ITB berkewajiban mengelola informasi penelitian/riset dan pengembangan IPTEKS, yang secara strategis diperlukan untuk mendukung perekonomian dan pembangunan nasional, termasuk merancang program dan agenda riset dan melaksanakan manajemen program, mengelola hak perlindungan intelektual, mengelola pemasaran serta penyebarluasan teknologi dan mengelola jaringan interaksi dengan berbagai pihak (Kebijakan Pengembangan IPTEKS di ITB).
Mahasiswa adalah warga Perguruan Tinggi, oleh karena itu mahasiswa berkewajiban untuk menunaikan Tridharma Perguruan Tinggi yang berujung pada ketermanfaatan pendidikan dan penelitian dalam kemajuan masyarakat. Jadi mahasiswa dididik, untuk mencari kebenaran dan mempraktikan kebenaran itu bagi masyarakat. Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM-ITB) sebagai wadah pergerakan Mahasiswa ITB, berkewajiban untuk mendorong timbulnya gagasan-gagasan ilmiah dari anggotanya untuk membela kebenaran ilmiah dalam keberlangsungan masyarakatnya.
Keluarga Mahasiswa ITB menggagas suatu gerakan, yaitu Gerakan Kebangkitan Nasional (GKN). Gerakan Kebangkitan Nasional KM ITB bertujuan untuk menggerakan masyarakat menuju masyarakat yang kreatif dan inovatif agar dapat mandiri dalam mengatasi masalahnya. Salah satu sasarannya adalah kami akan berkontribusi dalam bidang kami yaitu teknologi. Krisis energi yang dapat berujung pada krisis ekonomi, sosial dan politik akan kami hadapi dengan mengajak seluruh elemen bangsa mencari solusi yang inovatif dan kreatif, entah melalui reformasi struktural, perbaikan budaya boros energi, maupun langsung praksis di lapangan menerapkan teknologi, tergantung solusi apa yang muncul dari dialog tersebut. Untuk mewujudkan tujuan GKN tersebut, terutama di bidang Energi dan Teknologi maka digagaslah kegiatan ini.

Tujuan
Menimbulkan kesadaran terhadap permasalahan energi nasional saat ini.
Mendorong mahasiswa untuk mengenal potensi energi daerah masing-masing dan dapat memanfaatkan potensi tersebut untuk mengatasi masalah energi nasional.
Menggagas suatu bentuk baru pergerakan mahasiswa dalam berpartisipasi dalam kemajuan bangsa.

Dasar Pelaksanaan
Konferensi Energi Nasional Mahasiswa ini merupakan salah satu program kerja Departemen Keprofesian dan Inovasi Kabinet KM-ITB 2008/2009, yang sesuai dengan dasar pergerakan dari Keluarga Mahasiswa ITB yaitu Gerakan Kebangkitan Nasional (GKN) KM ITB.

Nama Kegiatan
Konferensi Energi Nasional Mahasiswa Indonesia “Inovasi Mahasiswa untuk Kemandirian Energi Indonesia”

Deskripsi Kegiatan
Pengiriman Undangan (15-31 Desember 2008)
Pada tahap ini panitia akan mengirimkan undangan kepada minimal 1 (satu) perguruan tinggi yang ada di setiap propinsi di Indonesia. Undangan akan dikirimkan kepada pimpinan (Rektorat) perguruan tinggi tersebut dengan tembusan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi tersebut. Undangan tersebut berisi ketentuan keikutsertaan dan paper yang harus dikumpulkan.
Paper merupakan syarat utama keikutsertaan peserta Konferensi Energi Mahasiswa Nasional (KENMI) 2009. Adapun paper yang dikumpulkan oleh peserta dari setiap perguruan tinggi meliputi:
Analisis keadaan energi di daerah asal peserta.
Analisis mengenai potensi energi alternatif yang dimiliki daerah asal peserta.
Inovasi yang digagas oleh peserta terkait potensi energi alternatif yang dimiliki daerah asalnya.
Penerimaan Paper Karya (26 Januari – 21 Februari 2009)
Pada tahap ini setiap peserta yang ingin mengikuti KENMI wajib mengumpulkan paper-papernya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengiriman dilakukan dalam bentuk softcopy ke alamat email resmi panitia KENMI. Diharapkan paper yang dikumpulkan mendokumentasikan dan mendeskripsikan setiap karya dengan baik.
Proses Seleksi Paper Karya (9 -22 Februari 2009)
Begitu terkumpul paper dari para mahasiswa akan diadakan proses seleksi untuk menentukan karya-karya yang mana akan dipamerkan pada Pameran Karya. Pada proses seleksi ini, panitia menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang berkompeten di bidang energi. Tujuan proses seleksi ini agar karya-karya yang nantinya dipamerkan pada Pameran Karya akan sesuai dengan criteria dan tujuan yang diusung oleh KENMI ini.
Pengumuman Hasil Seleksi (23-28 Februari 2009)
Setelah melalui tahapan penyeleksian, akan dipilih satu universitas yang akan mewakili setiap propinsi. Hasil seleksi ini akan diumumkan di website resmi KENMI 2009 dan disampaikan secara resmi, kepada Rektorat dan Badan Eksekutif Mahasiswa yang bersangkutan.
Pembukaan KENMI 2009 (14 Maret 2009)
Sebelum rangkaian acara KENMI 2009 ini dimulai, terlebih dulu akan diadakan acara pembukaan yang melibatkan seluruh peserta dan panitia KENMI 2009 beserta mahasiswa-mahasiswa baik dari ITB maupun dari universitas lain dan akan dibuka oleh Rektor ITB, Bapak Djoko Santoso M.Sc., P.Hd
Seminar KENMI 2009 (14 Maret 2009)
Seminar pada KENMI 2009 ini terdiri dari dua sesi seminar, diadakan di ruang Aula ITB. Seminar sesi pertama yang dilakukan pada hari pertama bertemakan ”Pengelolaan Energi Nasional Menuju Indonesia Mandiri Energi”. Pembahasan akan diarahkan mengenai permasalahan yang ada di Indonesia secara umum dalam bidang energi, dan mengapa Indonesia harus mulai memberikan perhatian lebih pada kemandirian energi bangsa ini. Pada seminar sesi pertama ini, kami selaku panitia mengundang perwakilan dari Dewan Energi Nasional, Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia sebagai perwakilan pemerintah, Perwakilan pengusaha, perwakilan Keluarga Mahasiswa ITB (KM ITB), serta praktisi bidang energi sebagai pembicara. Dengan sesi ini diharapkan parap peserta konferensi dapat memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang masalah energi sebenarnya yang dihadapi bangsa Indonesia.
Seminar kedua yang juga dilaksanakan pada hari yang sama memiliki tema ”Energi Alternatif Sebagai Jawaban atas Permasalahan Energi Nasional”. Pada sesi ini akan dibahas mengenai potensi-potensi energi alternatif yang terdapat di propinsi-propinsi di seluruh Indonesia yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah energi nasional. Pada sesi ini diharapkan mahasiswa dapat terpacu untuk lebih berkontribusi secara nyata dalam mengatasi krisis energi nasional dengan memanfaatkan potensi energi nasional.
Konferensi Mahasiswa (15 Maret 2009)
Pada hari kedua rangkaian acara KENMI 2009 ini, diadakan Konferensi Mahasiswa yang akan diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari universitas-universitas yang ada di seluruh propinsi di Indonesia. Konferensi Mahasiswa ini sendiri mengambil tempat di ruang Aula ITB. Dalam konferensi ini setiap peserta mempresentasikan paper yang telah dikumpulkanya dan berdasarkan pembahasan paper tersebut digagas pemetaan potensi energi alternatif Indonesia dan solusi bersama tentang pengembangan energi alternatif untuk mewujudkan kemandirian energi Indonesia.
Kunjungan ke Desa Mandiri Energi ITB (17 Maret 2009)
Pada hari ini para peserta undangan akan melihat secara langsung pengolahan salah satu bentuk energi alternatif yaitu buah jarak, yang terdapat di desa binaan mandiri energi ITB di Desa Rajadesa di Kabupaten Cimahi. Diharapkan dengan kunjungan ini peserta dapat dibekali dengan pengalaman nyata melihat pengembangan energi alternatif di tengah masyarakat, sehingga dapat dengan lebih baik memahami kendala implementasi teknologi energi alternatif di masyarakat dam lebih termotivasi lagi untuk melakukan pengembangan alternatif di dalam masyarakat.
Pameran KENMI 2009 (14-16 Maret 2009)
Selama rangkaian acara KENMI 2009 ini berlangsung, akan diadakan Pameran Karya yang berisi karya-karya dan inovasi-inovasi yang dibawa oleh mahasiswa-mahasiswa perwakilan dari universitas-universitas dari seluruh propinsi di Indonesia. Nantinya, setiap perwakilan mahasiswa ini akan mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya di panggung utama. Pameran ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk terus mengembangkan inovasi untuk menghadapi krisis energi yang dihadapi Indonesia dan menimbulkan optimisme masyarakat terkait potensi energi alternatif Indonesia dan kemampuan bangsa Indonesia untuk mandiri energi.
Penutupan KENMI 2009 (16 Maret 2009)
Setelah seluruh rangkaian acara KENMI 2009 ini terlaksana, akan diadakan Penutupan Resmi KENMI 2009 yang menandai berakhirnya acara KENMI 2009 ini. Penutupan acara KENMI 2009 ini akan diadakan di tempat pameran pada sore hari. Pada penutupan ini diharapkan akan didapat kesimpulan berdasarkan rangkaian acara KENMI 2009 yang telah dilaksanakan.

Waktu dan Tempat
Hari/tanggal    : Sabtu dan Minggu, 14-15 Maret 2009
Waktu         : 08.00 – 16.00
Tempat        : Aula Barat Institut Teknologi Bandung.

Peserta
Peserta adalah mahasiswa dari 33 Propinsi di Indonesia dan masyarakat umum.

CP : kenmi2009@gmail.com

Sumber : KM ITB

One thought on “Konferensi Energi Nasional Mahasiswa Indonesia 2009

  1. agnessekar mengatakan:

    Kegiatan yang bermutu , memang perlu untuk mengenal potensi daerahnya masing-masing, untuk ikut memberdayakan Sumber Daya Alam daerahnya, dan tentunya nantinya diharapkan turut memelihara dengan baik, selain itu akan menimbulkan kesadaran untuk turut berpartisipasi memikirkan kemajuan Daerahnya juga bangsa yang dicintainya, terlebih turut serta memikirkan permasalahan Nasional yang ada saat ini, Jangan sampai bangsa yang potensial ini kehabisan Energi yang sebenarnya disebabkan karena kurangnya pemberdayaan dari generasi penerus bangsa ini. Surprise untuk anda.

    Regards, agnessekar.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: