Tips Mengurangi Dampak Iklan


  1. Bisukan iklannya. Iklan akan kehilangan sebagain pesonanya bila tidak dibarengi suara. Ajak anak-anak menekan tombol ‘mute‘ di remote control ketika iklan dimulai. Jadikan ini sebuah kebiasaan yang baik., sehingga anak-anak mau melakukannya sendiri tanpa perintah dari Anda.
  2. Jadi krtikus iklan. Ajak anak-anak untuk memandang iklan dengan cara kritis. caranya, dengan pembiacaraan sederhana, ajarkan anak-anak untuk ‘membaca’ dan ‘mengritik’ iklan. Ajak mereka menilai sendiri iklan yang mereka lihat: apakah masuk akal? apakah berlebihan? apakah fungsi musik pada iklan? Jadikan kegiatan ini sebagai hal yang menyenangkan.
  3. Beri mereka jawaban logis yang memungkinkan mereka membongkar jurus-jurus periklanan. Rambut himat, lurus, dan berkilau di iklan sampo adalah efek kamera karena highlight ungu di rambut sang model. Mengapa susu yang mengalir ke dalam gelas terlihat sangat menggiurkan dan kental. dan lain sebagainya.
  4. Menginformasikan kepada anak tentang tujuan iklan juga terbukti dapat membuat anak tidak mudah percaya begitu saja pada iklan. Mereka jadi menyadari bahwa iklan sering kali berlebihan agar kelihatan menarik. Para pemain dibayar untuk berakting di depan kamera, serta iklan dipakai untuk membujuk mereka membeli produk tertentu.

Kidia #24

Sumber : http://www.kidia.org/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: