Pemilihan Pemimpin Muda Indonesia Tahun 2011


Pemimpin yang berkualitas tidak lahir dengan sendirinya, tetapi melalui suatu proses persiapan, pelatihan, bimbingan dan pemberian kesempatan serta pengkaderan yang dilaksanakan sejak dini secara terencana dan berkelanjutan. Indonesia dikaruniai jumlah anak yang sangat besar, 85,26 juta, yang merupakan wahana persemaian kepemimpinan bangsa dan negara dimasa datang yang sangat potensial. Potensi tersebut bisa berubah menjadi bencana apabila jumlah tersebut tidak dikelola, difasilitasi, dibina dan diarahkan dengan baik dan benar. Pada setiap diri anak tersebut terdapat hak-hak yang harus dipenuhi, mereka memiliki bakat, minat dan kemampuan yang harus difasilitasi, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, terlindungi dari berbagai tindak kekerasan, diskriminasi, pelecehan dan tindakan salah lainnya, sehingga kelak dewasa mereka akan menjadi sumberdaya manusia yang unggul dan tangguh.

Banyak lembaga telah melakukan proses pelatihan kepemimpinan, namun pada umumnya diperuntukkan bagi orang dewasa sedangkan proses penanaman nilai-nilai kepempimpinan, internalisasi nilai-nilai luhur, disiplin, sikap bertanggung jawab, jiwa kesatria, rasa nasionalisme, melatih kejujuran, berperilaku sopan dan santun akan lebih efektif bila dimulai sejak dini yaitu pada masa kanak-kanak.

Program pemilihan pemimpin muda Indonesia (PMI) merupakan salah satu bentuk fasilitasi pemerintah dalam mempersiapkan kader-kader pemimpin bangsa di masa datang. Komitmen pemerintah tersebut merupakan implementasi dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang ditindak lanjuti dengan penerbitan Keputusan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Nomor 04 tahun 2011 tentang petunjuk pelaksanaan kebijakan partisipasi anak.

Pemilihan PMI ini sangat penting dan relevan terutama karena banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa banyak orang yang saat ini menjabat sebagai pimpinan, ketua organisasi atau kepala unit kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lainnya dan bahkan dalam skala kecil kepala rumah tangga, tetapi tidak menunjukkan jiwa, keteladanan, semangat dan  perilaku kepemimpinan (leadership) yang bisa diteladani oleh anak-anak. Bila hal ini berlangsung dalam waktu yang lama maka tidak tertutup kemungkinan kita akan mengalami krisis atau kekurangan kepemimpinan, yang ada hanya orang-orang yang menjani pemimpin karena faktor keberuntungan, koneksitas, senioritas dan alasan irrasional lainnya.

Pemilihan PMI merupakan program yang dinamis sehingga walaupun persyaratan dasarnya bagi pemimpin muda relatif sama namun substansinya dikembangkan sesuai dengan dinamika pembangunan di bidang anak dan kebutuhan untuk menjawab tantangan di masa yang akan datang. Dengan demikian maka ruang lingkupnya dan substansi yang dinilai tidak terbatas pada kemampuan dan prestasi anak di bidang sosialisasi, fasilitasi dan promosi hak-hak anak di lingkungan teman sebayanya saja tetapi juga memperhatikan aspek-aspek leadership itu sendiri, seperti; wawasan. cakrawala berfikir, keteladanan, nasionalisme, pemahaman dan implementasi nilai-nilai luhur budaya bangsa, kesehatan jasmani dan rokhani serta prestasi akademiknya.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, atas pertimbangan tersebut di atas,  bekerja sama dengan unicef dan berbagai lembaga yang concern terhadap pemenuhan hak, tumbuh kembang dan perlindungan anak memandang perlu secara reguler menyelenggarakan program pemilihan pemimpin muda Indonesia sebagai bagian dari upaya memenuhi hak-hak anak terutama hak untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Profil Penerima “Penghargaan untuk Pemimpin Muda Indonesia” 2010 – 2004 http://www.unicef.org/indonesia/id/Profil_Penerima_PMI_2010_-_2004(1).pdf

Informasi lebih lengkap dapat diunduh di www.kotalayakanak.org

Dengan kaitkata , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: