Indigo Fellowship 2011


Indigo Fellowship merupakan program apresiasi kepada individu atau kelompok yang dinilai berhasil membuat karya kreatif digital dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas, serta mendorong tumbuhnya digitalpreneur baru dalam industri digital. Tema yang diusung Indigo Fellowship 2011 adalah ”Digital Creativepreneur for Nation Competitiveness”.

Para pemenang Indigo Fellowship 2011 akan masuk ke dalam tahap inkubasi teknis dan bisnis yang selanjutnya dinamakan Indigo Venture. Di sini Telkom akan memberikan semacam financing kepada pemenang dalam mengembangkan karyanya. Karya kreatif yang berhasil menjadi pemenang juga mendapatkan kesempatan mengeksplorasi semua kapabilitas platform Telkom yang ada serta melakukan kegiatan  bersama di lingkungan Telkom Group.

Peserta yang dinilai memiliki karya kreatif terbaik berhak mendapatkan apresiasi berupa dukungan dana untuk inisiasi bisnis sebesar Rp 50 juta dan mengikuti mentoring digitalpreneurship dari para pakar di bidangnya. “Selain itu karya pemenang berpeluang dikembangkan bersama Telkom Group menjadi produk content dan aplikasi yang siap dipasarkan ke pelanggan,”

Salah satu keunggulan kompetitif program Indigo Fellowship, adanya ekosistem yang komprehensif  dan sustainable dalam memfasilitasi industri kreatif yaitu melalui tahapan sebagai berikut:

  1. Awake, menumbuhkan awareness kepada publik terhadap keberadaan Indigo Fellowship yang akan mengispirasi masyarakat terhadap peluang baru dalam industri kreatif digital.
  2. Inspire, melalui story telling bagaimana dan mengapa industri kreatif tumbuh dan berkembang, From Zero to Hero, mencari bibit unggul yang diharapkan sukses mengelola bisnis/industri kreatif digital melalui idea kreatif dan network yang ada.
  3. Connect, menciptakan ekosistem yang menjalin mata rantai industri kreatif dari hulu ke hilir menjadi produk/layanan yang akan dipasarkan menjadi produk/layanan Telkom Group.
  4. Engage, mengajak partisipasi masyarakat dan komunitas membangun hubungan emosional yang harmonis dan sustainable dengan pelaku/tokoh industri kreatif digital.

Seluruh rangkaian program tersebut mencapai puncaknya akhir 2011 dengan diumumkannya pemenang Indigo Fellowship 2011 dalam paket acara Indigo Award 2011. Pemilihan pemenang dilakukan berdasarkan kriteria penjurian sebagai berikut :

  1. Profit/Marketability:  Karya kreatif yang dipilih harus memiliki kelayakan bisnis untuk diimplementasikan, berpotensi menghasilkan revenue, menekan cost of product, serta menghasilkan keuntungan secara ekonomi.
  2. Product Originality: Karya kreatif harus kreatif, mengembangkan cara/metode baru untuk menghasilkan karya dan innovatif, menemukan karya/produk baru yang belum pernah dikembangkan orang lain serta tidak melanggar hak cipta.
  3. Positive Impact: Karya kreatif harus berdampak maksimal kepada masyarakat, sosial, seperti pengentasan kemiskinan, menekan pengangguran, memperbaiki issue deskriminasi gender, tidak mengandung SARA dan pornografi.
  4. Personality: Peserta yang mengikuti kompetisi memiliki kompetensi di bidang digitalpreneur, mampu mengelola sumber daya untuk membangun industri, dan mampu mengembangkan networking/kolaborasi yang kuat untuk mendorong suksesnya karya digital.

Kategori Kompetisi Indigo Fellowship 2011:

  1. Mobile Content & Application, adalah karya digital baik berupa content atau aplikasi yang diaplikasikan di perangkat handphone.
  2. Web Based Content & Application, adalah karya digital dalam bentuk aplikasi atau content berbasis web yang dapat diakses baik melalui perangkat PC dan koneksi internet.
  3. Business Application, adalah karya digital dalam bentuk aplikasi perangkat lunak untuk kebutuhan pelanggan korporasi dalam menjalankan bisnisnya melalui aplikasi komputer.
  4. Animasi/Komik Digitaladalah karya digital dalam bentuk aplikasi atau content yang dapat diaplikasikan baik di perangkat PC maupun mobile phone baik dalam bentuk komik digital maupun dalam bentuk animasi komputer.

Peserta program Indigo Fellowship setiap tahun menunjukkan peningkatan. Pada 2009 tercatat  250 peserta, 2010 meningkat menjadi  389 peserta. Pada 2011 ini diharapkan 500 peserta dan karya kreatif bisa masuk ke meja dewan juri untuk diseleksi. Guna menyeleksi semua karya yang masuk, Telkom Group melibatkan para juri dari kalangan praktisi dan akademisi yang ahli dibidangnya. Total jumlah juri 20 orang. Adapun tahapan seleksi meliputi penyusunan makalah dan presentasi di hadapan dewan juri.

Telkom Indonesia juga menggandeng berbagai pihak agar  dapat memasarkan karya pemenang Indigo, antara lain kerjasama Telkom dan Gramedia yang kini  telah menerbitkan komik ”Hebring” karyacipta salah satu pemenang Indigopreneur 2009 dalam format digital. Hebring juga  dapat diakses dihttp://hebring.telkomspeedy.com bahkan juga ada versi e-book yang dapat dibaca di iPad dan iPhone.

Program Indigo adalah inisiatif strategis Telkom yang diluncurkan pada akhir 2007, sebagai wadah industri kreatif Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital dan membangun industri kreatif yang sehat dan menyehatkan. Sejak diluncurkan sampai dengan sekarang beberapa program strategis elah dilakukan, antara lain program pelatihan Bagimu Guru Kupersembahkan, Santri Indigo, Indigopreneur, Education for Tomorrow,www.pasarkreasi.com, Sumatera Digital Island, Kampung Digital, Broadband Learning Center, Digital Village, Sistem Informasi Administrasi Pendidikan Online, Speedytrek dan lain sebagainya.

Informasi lebih lanjut : http://fellowship.plasaindigo.com/

Dengan kaitkata , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: